News Sticker
  •   PASTIKAN DIRI ANDA TERDAFTAR DALAM MENSUKSESKAN PEMILIHAN DAERAH GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DKI JAKARTA (15 FEBRUARI 2017)  PERGUB NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG IKON BUDAYA BETAWI RESMI DITANDATANGANI OLEH (PLT) GUBERNUR DKI JAKARTA (1/2/2017)   PERATURAN GUBERNUR(PERGUB) IKON BUDAYA BETAWI ANTARA LAIN ONDEL-ONDEL, KEMBANG KELAPA, ORNAMEN GIGI BALANG, BAJU SADARIAH KEBAYA KERANCANG, BATIK BETAWI, KERAK TELOR DAN BIR PLETOK 

  • Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi (FKMB) untuk Pondasi Kemajuan Intelektual Muda Betawi

    Izhar Syafawy Januari 2017 Lingkungan

    Kuliah adalah sebutan akrab untuk para peserta didik tingkat tinggi atau yang sering disebut sebagai mahasiswa dalam proses kegiatan belajar mengajar. Kuliah merupakan jenjang paling tinggi dalam dunia formal pendidikan dengan memperoleh sebuah penghargaan dan sebuah gelar. Akan tetapi, sebagian mahasiswa banyak yang tidak mampu untuk menyelesaikan kuliah di kampus karena berbagai macam alasan. Mahasiswa yang sering disebut agent of change merupakan sebuah amanat yang sangat besar diberikan kepada bangsa ini. Mahasiswa diharapkan menggerakkan sebuah perubahan dalam elemen bangsa agar terealisasi cita–cita.Pancasila untuk kepentingan seluruh masyarakat Indonesia, bukan kepentingan-kepentingan kaum kapitalis yang sudah merajalela di Negeri ini.

    Peristiwa mahasiswa dan bangsa Indonesia pada masa transisi dari era Orde Lama ke era Orde Baru atau Reformasi untuk membantu menyelesaikan permasalahan bangsa dan rakyat Indonesia membuktikan bahwa perhimpunan mahasiswa untuk saling bergerak berjuang bersama berhasil dikabulkan dengan melalui kegiatan aksi atau demo yang didasari atas kemaslahatan bangsa Indonesia dan bukan kepentingan pribadi. Adanya peristiwa itu adalah sebuah cerminan untuk setiap mahasiswa untuk dapat menorehkan dirinya dalam mengabdi untuk negeri, bermanfaat untuk negeri, berhimpun bergerak berjuang bersama karena rakyat. Setiap langkah mahasiswa adalah harapan kemajuan bangsa untuk meneruskan perjuangan pejuang–pejuang bangsa yang telah memerdekakan bangsa dari penjajah dan membangun untuk negeri ini.

    Tingkah perbuatan mahasiswa tidak hanya dilandasi di ruang kelas dengan diberikannya materi oleh dosen lalu pulang. Maka dari itu, peran penting organisasi kemahasiswaan bisa menjadi sebuah wadah untuk mahasiswa untuk dapat berproses terbentuk jiwa kepemimpinan dan bekerja sama antar sesama anggota dalam melakukan sebuah kegiatan, akan tetapi tidak boleh meninggalkan kewajiban sebagai mahasiswa untuk menuntut ilmu sedalam-dalamnya.

    Forum Komunikasi Mahasiswa Betawi (FKMB ) adalah sebuah wadah untuk berkumpulnya para pemuda Betawi. Forum ini khususnya diisi mahasiswa Betawi yang peka atau mempunyai semangat yang tinggi untuk mewujudkan budaya Betawi yang maju dengan tidak ketinggalan zaman dan dapat bersaing di kancah internasional. Apalagi FKMB sudah hampir 16 tahun berdiri dan mengabadi untuk Betawi dan Indonesia. Dengan demikian, sudah banyak kader atau anggota FKMB yang telah mendapat toga strata 1 mampu bersaing dan mengabdi di bumi pertiwi ini.

    Terbentuknya FKMB akibat rasa kepedulian dan kecintaan mahasiswa Betawi terhadap budaya Betawi dan membantu Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Oleh karena itu, tidak ada yang memberikan semangat gerakan dan perhimpunan dari kalangan mahasiswa Betawi dan dari sinilah terbentuknya visi yang besar untuk membetuk wadah sebagai tempat mengekspresikan kreativitas, keluh kesah, aspirasi, dan juga membentuk ikatan emosional antar mahasiswa Betawi dari berbagai kampus. FKMB merupakan suatu bentuk perjuangan sekelompok mahasiswa yang memiliki darah Betawi dan berusaha untuk memunculkan eksistensi kebetawian, sehingga identitas masyarakat Betawi dapat terangkat dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman dalam arus globalisasi.

    Perjuangan lintas mahasiswa Betawi ini menjadi tantangan tersendiri dalam mempelopori, mempertahankan serta mengembangkan. Tentunya banyak hal yang harus dihadapi, banyak tugas yang harus dikerjakan agar perkembangan intelektual mahasiswa Betawi terus berkembang, namun tetap tidak meninggalkan nilai-nilai luhur budaya pada dirinya, yaitu budaya Betawi.

    FKMB tentunya juga melakukan berbagai upaya dalam mengembangkan serta mempertahankan eksistensinya. Perkembangan tak akan terjadi apabila roda pergerakan organisasi ini tidak berjalan dan berlanjut. Hal ini harus terus dilaksanakan serta diperjuangkan sebagaimana mestinya sesuai dengan visi dan misi FKMB itu sendiri.

    Related Post

    $(document).ready(function() {$('img#closed').click(function(){$('#bl_banner').hide(90);});});
    close
    Banner iklan disini